Chat with us, powered by LiveChat

Philippe Coutinho Tak Bisa Gabung Man United karena Satu Alasan Ini

Philippe Coutinho harus meninggalkan Barcelona, tetapi Manchester United tidak akan menjadi tujuannya. dia punya alasan yang membuatnya takkan pindah ke MU

agen poker online indonesia terpercaya –¬†Nama Coutinho berulang kali disebut telah masuk dalam daftar jual Barcelona pada musim panas ini. Alasannya adalah karena sang pemain dianggap tidak memberikan kontribusi yang sepadan dengan harga pembeliannya pada tahun 2018 lalu.casino online

Ya, Barcelona harus merogoh kocek yang dalam saat memboyongnya dari Liverpool. Disebutkan bahwa klub berjuluk Blaugrana tersebut menghabiskan 105 juta pounds demi dirinya, dan bisa bertambah menjadi 142 juta pounds jika beberapa syarat terpenuhi.

Barcelona dikatakan siap merugi dengan melepasnya pada bursa transfer kali ini. Sejumlah klub pun telah dikait-katikan dengan pria berumur 27 tahun itu. Mulai dari PSG hingga sejumlah klub-klub raksasa Premier League seperti Chelsea dan Manchester United.

Tetapi, menurut Sky Sports News, Coutinho diklaim bisa ke mana saja kecuali satu tim, yakni Manchester United. Ada alasan sederhana yang membuatnya tak bisa berlabuh di klub yang tengah diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer itu.

Ini ada hubungannya dengan masa lalu Coutinho. Disebutkan oleh Sky Sports News bahwa Coutinho tidak akan memilih Manchester United karena dirinya masih merasa ikatan yang kuat dengan Liverpool.

Ya, nama Coutinho mulai didengarkan banyak orang setelah dirinya berkiprah bersama Liverpool. Karirnya bahkan nyaris tak tertolong karena gagal bersinar selama membela klub sebelumnya, Inter Milan.

Mulai tahun 2013 hingga kemudian pindah ke Barcelona, Coutinho mencatatkan total 201 penampilan di semua kompetisi. Selain itu juga, Coutinho mampu menyarangkan total 54 gol dalam kurun waktu yang sama.

Karena faktor ini, PSG pun diklaim menjadi kandidat terkuat peraih tanda tangan Coutinho. Bahkan menurut laporan, raksasa Prancis tersebut sudah melakukan pembicaraan dengan perwakilan sang pemain untuk mendiskusikan kepindahannya.

Playmaker Barcelona, Philippe Coutinho nampaknya sudah siap angkat kaki dari Camp Nou. Bintang Timnas Brasil itu diberitakan ingin kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Chelsea musim depan.

Philippe Coutinho sudah satu setengah tahun terakhir merantau ke Spanyol. Ia memperkuat sang juara bertahan, Barcelona usai dibeli dari Liverpool dengan mahar mencapai 134 juta pounds.

Namun selama satu setengah tahun ini, Philippe Coutinho mengalami kesulitan di Barcelona. Ia gagal memahami ide permainan Ernesto Valverde sehingga ia lebih banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan Barcelona.

Dilansir Express, Coutinho nampaknya sudah tidak betah menjadi pemain cadangan. Ia diberitakan ingin kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Chelsea.

Coutinho punya beberapa pertimbangan mengapa ia ingin kembali ke Inggris. Salah satunya ia merasa bahwa ia sudah mengenal ritme permainan di sana, dan ia percaya diri bisa kembali tampil optimal di Inggris.

Chelsea menjadi tujuan utamanya musim depan. Ia menilai The Blues merupakan salah satu klub yang memiliki reputasi bagus sebagai penantang gelar juara dan musim depan mereka bermain di Liga Champions sehingga Coutinho tertarik pindah ke London Barat.

Selain itu Chelsea baru saja kehilangan playmaker andalan mereka, Eden Hazard. Untuk itu ada satu slot kosong di skuat Chelsea, sehingga Coutinho semakin tertarik pindah ke sana.

Laporan tersebut mengklaim bahwa kemungkinan Coutinho untuk bergabung dengan Chelsea cukup kecil. Pasalnya The Blues tengah berjuang untuk lolos dari hukuman embargo transfer.

The Blues didakwa bersalah oleh FIFA karena melakukan perekrutan ilegal untuk pemain di bawah umur. Untuk itu mereka dihukum tidak bisa mendaftarkan pemain selama dua bursa transfer ke depan.

Chelsea sendiri masih menjalani proses banding di pengadilan Arbitrase Olahraga saat ini, dan kemungkinan besar mereka tetap tidak bisa mendatangkan pemain baru di musim panas ini. Untuk itu Coutinho harus menunggu hingga tahun 2020 untuk membela The Blues.